Beranda » Mitoha Golden Gamat » Pencegahan Penyakit Thalasemia Yang Perlu Di Lakukan

Pencegahan Penyakit Thalasemia Yang Perlu Di Lakukan

Dilihat 132x | Tags Mitoha Golden Gamat,

Pencegahan Penyakit Thalasemia Yang Perlu Di Lakukan Januari 2019

Pencegahan Penyakit Thalasemia Yang Perlu Di Lakukan - Thalassemia adalah kelainan darah yang ditandai oleh rendahnya kadar hemoglobin dalam tubuh. Hemoglobin adalah artikel dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke suatu fungsi di seluruh tubuh. Gangguan bawaan orang tua membawa karakteristik (pembawa) thalassemia pada anak yang dilahirkan. Kita dapat menyimpulkan bahwa gangguan itu turun-temurun. Perawatan pada pasien dengan thalassemia juga bervariasi, tergantung pada jenis dan tingkat keparahan pengalaman. Perawatan dapat dilakukan dari konsumsi jenis obat tertentu, transfusi darah, sehingga menangani tindakan lain. Transfusi darah biasanya dilakukan pada pasien dengan thalassemia intensitas tinggi dan harus dilakukan melalui hidupnya. Transfusi darah juga meningkatkan efek samping dari besi dalam tubuh yang juga mempengaruhi fungsi jantung, hati dan organ lainnya dan pada akhirnya penderita perlu mengkonsumsi obat thalasemia minor dan mayor . 

Baca Juga : Obat herbal stroke

Baca Juga : Madu Anak

Berikut ada hal-hal Tertentu Dalam Mengantisipasi Kelahiran Bayi dan Kondisi Thalassaemia Ini.

1. Skrining thalassemia

Kita bisa melakukan pemeriksaan untuk menentukan apakah pembawa thalassemia atau bukan. Bisa sepanjang kita tidak merasakan gejala atau masalah kesehatan, tetapi sebenarnya kita benar-benar pembawa thalassemia yang bisa turun ke masa depan anak-anak kita. Pemeriksaan dilakukan dengan menelusuri sejarah keluarga thalassemia. Jadi jika Anda memiliki kerabat darah yang menderita thalassemia, disarankan bagi Anda untuk melakukan screening. Orang-orang yang kadar hemoglobin dalam darahnya relatif rendah walaupun mengambil tonik darah juga dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan ini. Hal ini terutama diperiksa sebelum orang akan memutuskan apakah akan menikah atau memiliki anak.

Karena penyakit ini merupakan penyakit keturunan, mungkin jumlah pasien terus meningkat dari tahun ke tahun. Kinerja skrining pra-perkawinan dapat digunakan sebagai sarana untuk mencegah penyakit thalassemia yang berkembang ini.

2. Meghindari pernikahan antara pasangan yang sama-sama vektor (pembawa) thalassemia

Jika seorang anak dengan pasien talasemia dengan thalassemia diwariskan dari orang tuanya (baik ayah dan ibu), maka kemungkinan anak menderita talasemia dengan tingkat keparahan ringan sampai sedang. Namun, jika anak dengan talasemia memiliki karakteristik talasemia dari hanya satu orang tua (ayah atau ibu saja), kemungkinan anak akan menderita talasemia dengan intensitas ringan, tetapi kadang-kadang Anda tidak merasakan gejala apa pun. Jika anak-anak tidak mengalami gejala atau gangguan apa pun, anak-anak kemungkinan hanya sebagai pembawa (carrier) saja. Karena suami thalassemia pembawa ini perlu mempertimbangkan keputusan mereka untuk menikah juga memahami konsekuensinya jika pernikahan itu terjadi.

3. Konseling genetik

Konseling genetik diperkirakan menjadi cara alternatif untuk mencegah thalassemia suatu penyakit yang tumbuh di sekitar kita. Pembawa thalassemia yang berencana untuk menikah atau memiliki anak dapat dikonsultasikan oleh staf medis yang merupakan konselor yang kompeten atau herediter tentang status kesehatan mereka. Pasangan ini akan diberikan informasi tentang kemungkinan thalassemia yang dapat terjadi ketika mereka memiliki anak. Berikan informasi kepada mereka dalam bentuk risiko, manifestasi klinis, dan pengobatan pasien. Konselor genetik biasanya akan memberi Anda pilihan yang dapat Anda pertimbangkan. Keputusan untuk melanjutkan pernikahan atau keputusan untuk tetap menjadi pasangan yang tidak memiliki anak sepenuhnya dibagikan di tangan konsultasi. Keputusan apa pun yang Anda buat, konselor akan bergantung padanya dengan sepenuh hati.

4. Periksa kehamilan, terutama pada usia kehamilan 12-16 minggu

Jika banyak pembawa thalassemia memutuskan untuk menikah dan memiliki anak, disarankan bagi orang tua untuk melakukan pemeriksaan rutin, terutama untuk das pada usia kehamilan 12-16 minggu. Pada usia kehamilan ini, status kesehatan janin dapat dideteksi. Normal, menderita thalassemia, atau hanya sebagai pembawa saja. Wajah diagnosis disebut prenatal. Bagaimana diagnosis prenatal adalah dengan mengambil sampel villus koroid (jaringan plasenta), diikuti dengan analisis DNA. Selanjutnya, diagnosis dapat dilakukan dengan mengambil sampel cairan yang mengelilingi janin atau disebut amniosentesis.

Sumber : https://www.nutrinext.co.id/

Didukung Oleh : https://www.nutrinextlastabumin.co.id/

Untuk bisa mendapatkan Mitoha Golden Gamat silahkan hubungi admin Mitoha Golden Gamat : 081 123 960 99

Atau dapat mengunjungi situs resmi Mitoha Golden Gamat http://www.goldengamat.co.id/

Dengan format pemesanan sebagai berikut :

Produk : Mitoha Golden Gamat

Nama :

Alamat :

No Hp :

Jumlah Pemesanan :


Keywords : thalasemia, thalasemia adalah, thalasemia minor, thalasemia pdf, thalasemia mayor, thalasemia pada anak, thalasemia adalah penyakit pada sistem peredaran darah yang disebabkan oleh, thalasemia beta mayor, thalasemia alfa, thalasemia intermedia, thalasemia pada bayi, thalasemia idai, thalasemia wikipedia, thalassemia ppt, thalasemia mayor dan minor, thalasemia trait, thalasemia terpaut kromosom, thalasemia indonesia, thalasemia medscape, thalasemia jurnal, thalasemia mayor dan minor pdf, thalasemia adalah penyakit, thalasemia adalah pdf, thalasemia anak, thalasemia askep, thalasemia alfa beta, thalasemia alfa pdf, thalasemia anemia, thalasemia alfa mayor, thalasemia alfa minor, thalasemia adalah ppt, thalassemia alpha trait, thalasemia autosomal resesif, thalasemia apakah bisa disembuhkan, thalasemia alfa mayor adalah, thalasemia apa itu, thalassemia and malaria, thalassemia article, thalasemia beta, thalasemia beta intermedia, thalasemia beta minor, thalasemia beta hbe adalah, thalasemia beta pdf, thalasemia ,